Ibu Nanat (Jilbab Putih) dan Suami (Berompi) berfoto di salah satu kilang HPA di Sg Petani, Kedah, Malaysia. Suami istri dari Nuu Waar, Irian Jaya ini diundang oleh Tn Haji Ismail bin Haji Ahmad selaku Pengarah Urusan HPA Industries, Sdn. Bhd datang ke Malaysia untuk mengajarkan resep masakan ikan.
Foto bersama peserta Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ke-10 pada Sabtu-Ahad, 17-18 Juli 2010, bertempat di Kampus ITHPA Pulomas, Jakarta Timur
Pertengahan bulan Juli lalu (17-18/7) mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) di kampus Institut Teknologi HPA Indonesia. Program angkatan ke-10 ini sekaligus pembukaan kuliah tiga bulanan program Perubatan Islam dan Manajemen Klinik (PIMK) angkatan ke-3. Kegiatan PPK ini diikuti oleh 25 orang, dan 10 orang di antaranya adalah peserta program PIMK ke-3 yang akan mulai kuliah pada Senin, 19 Juli 2010.
Selama dua hari, peserta PPK diberikan materi oleh para ahli di bidangnya, antara lain: Ir Tata Saputra, Sahroni Syah, dr Zaidul Akbar, dan Sulasno. Materi-materi yang disampaikan, yaitu; Pandangan Islam terhadap Kerja, Karakter Entrepreneur, Profil HPA dan Etika Kerja dalam HPA, serta Membangun Pola Komunikasi Positif dalam Diri.Continue reading »
Training & Worshop PTB Angkatan ke-4 (31 Juli 2010)
Pembetulan Tulang Belakang (PTB) adalah salah satu kaedah yang sangat berguna dalam dunia perubatan. Ini disebabkan oleh tulang belakang yang senantiasa berada dalam keadaan tertekan atau pada kedudukan yang berubah akibat aktivitas harian.
Tanda yang paling mudah untuk melihat adakah pesakit menghadapi masalah tulang belakang ialah rasa kebas- kebas (kesemutan) di ujung jari tangan dan kaki yang diiringi dengan sakit kepala.
Training & Workshop Iridologi Profesional Angkatan ke-4
(01 Agustus 2010)
Iris mata merupakan struktur jaringan yang sangat kompleks pada susunan anatomi manusia. Tersusun dari selaput halus yang berlapis- lapis, di dalamnya terkandung beratus ratus ribu sel. Seluruh susunan ini terhubung dengan otak melalui serabut – serabut saraf dan pembuluh kapiler darah. Otak berhubungan dengan seluruh aktivitas seluruh organ tubuh.
Iris mata adalah jendela kesehatan tubuh, Dengan analisis iris kita berupaya untuk mengenali berbagai tanda tubuh, Temukan rahasia kebesaran Alloh melalui mata
Peternakan Ayam Organik HPA Indonesia yang terletak di Subang, Jawa Barat. Sekitar 600 ekor ayam organik siap dipasarkan pada hari Senin, 12 Juli 2010. Silakan baca lebih lengkap tulisan di bawah.
Jakarta — Insya Allah, Senin, 12 Juli 2010 seluruh warga HPA di Indonesia, terutama yang berada di wilayah Jabodetabek, Subang, Bandung, dan sekitarnya akan dapat menikmati ayam oranik. Pasalnya, peternakan ayam organik milik HPA yang berada di Subang, Jawa Barat sudah bisa dipanen.
Menurut informasi yang dikumpulkan ithpa.net, pada hari itu juga mulai dilakukan pemotongan ayam secara bertahap. Agus Hidayat Nugraha, pengurus Institut Teknologi HPA Indonesia, mengatakan, “Ayam sudah bisa dinikmati dengan dengan harga spesial. Namun saat ini persedian ayam masih terbatas.” Ayam organik yang sudah dipotong, tambah Agus, dijual dengan harga Rp. 35.000,-.
Pada panen perdana ini, sekitar 600 ekor ayam akan langsung dipasarkan kepada masyarakat. Untuk masyarakat yang ingin mendapatkan ayam organik hasil dari peternakan HPA, dapat menghubungi Bapak Agus Hidayat Nugraha (085220599196) atau HPA Cawangan Bandung (0222511833). Continue reading »
Video di atas merupakan profil IT HPA Indonesia yang bisa dinikmati juga melalui situs youtube.com. Video profil yang pernah ditampilkan pada saat wisuda Sijil Herbalis ke-18 di Malaysia ini, selanjutnya dapat diakses pada menu “Profil”.
Habib al-Huda sedang membaca doa pada saat pelepasan Kapal Dakwah Bahtera Nusantara di Bojonegara
Kisah perjalanan seorang musafir HPA menuju negeri paling Timur Indonesia bernama Nuu Waar
Luar biasa. Demikian kesan Ustadz Habib al-Huda yang baru saja menjalankan dakwah fi sabilillah di Nuu Waar selama sebulan. Pak Habib, demikian kami biasa memanggil, berangkat ke Nuu Waar pada tanggal 28 Mei 2010. Pria yang biasa mengenakan gamis ini berangkat ke Nuu Waar menggunakan Kapal Bahtera Nusantara, yang merupakan sumbangan dari HPA Industries, Sdn. Bhd untuk dakwah di Nuu Waar. Ia mengajak dua anaknya; Muhammad Barakah dan Ali bin Amir.
“Alhamdulillah mereka berdua bersemangat ikut dakwah di Nuu Waar bersama Ustadz Fadzlan dan dai-dai lainnya,” ujar Pak Habib saat bincang-bincang di Kampus IT HPA Indonesia, Pulomas, Jakarta Timur.
Kepergian Pak Habib ke Nuu Waar dalam rangka memberikan syiar Islam ke saudara-saudara Muslim yang ada di Nuu Waar. Menurut Pak Habib, selama ini ia hanya banyak mendengar cerita tentang saudara-saudara Muslim di Nuu Waar. “Pak Habib sangat ingin bertemu mereka, serta mengajarkan ilmu yang Pak Habib punya,” aku pria murah senyum ini. Selain itu, kepergiaan kemarin itu juga merupakan arahan dari Tn Haji Ismail bin Haji Ahmad, Pengarah Urusan HPA Industries Sdn. Bhd.Continue reading »
Tim terapis baksos IT HPA Indonesia yang dilaksanakan atas kerja sama Darul Fikri Islamic Boarding School, Cikarang pada hari Sabtu, 26 Juni 2010
Guna menambah pengalaman dalam pratik pengobatan thibbun nabawi yangdipelajari selama di kelas, mahasiswa program Perubatan Islam dan Menejemen Klinik (PIMK) IT HPA Indonesia angkatan ke-2 menggelar bakti sosial (baksos) pengobatan thibbun nabawi. Kegiatan baksos ini merupakan rangkaian dari kegiatan magang klinik yang diwajibkan bagi mahasiswa.
Hal tersebut dikatakan Sahroni Syah, Manajer Pendidikan dan Pelatihan IT HPA Indonesia di sela-sela acara baksos. Menurutnya, “Dengan cara ini (baksos) mahasiswa mendapatkan media latihan untuk mempraktikan materi yang dipelajari di kampus,” kata Syahroni. Sebenarnya, praktik ini dilaksanakan di Griya Sehat Jawi yang ada di Baiturrahman, Pulomas, dan Jatisari.
“Tahap itu sudah dilakukan selama 1 minggu, namun karena jumlah pasien yang datang ke klinik tidak ramai, akhirnya tercetus ide untuk melaksanakan baksos seperti sekarang ini,” katanya. Untungnya lagi dengan mengadakan baksos thibbun nabawi, ujar pria yang biasa disapa Pak Roni ini mengatakan, ada kesempatan untuk terus menerus menyosialisasikan pengobatan cara nabi kepada masyarakat. “Yang lebih penting juga kita ingin melatih kepekaan sosial terhadap masyarakat,” ulas Sahroni.Continue reading »
Kiri-Kanan: Ustadz Muhtar Fathony (Mudir Pesantren Asy-Syifa Subang), Mohd Amin (Radix Cola Malaysia), dan Agus Hidayat (IT HPA Indonesia) sedang berada di depan bangunan pabrik Radix Cola Indonesia di Subang
Insya Allah, jika tidak ada aral melintang, Radix Cola minuman berkarbonasi rendah yang diproduksi oleh HPA Indonesia siap dinikmati oleh masyarakat Indonesia pada bulan Oktober 2010. Demikian hasil pertemuan antara Agus Hidayat Nugraha (IT HPA Indonesia), Ivan (PT Radix Cola Indonesia), En Mohd Amin dan En Sim Boon Keat (Radix Cola Sdn. Bhd), dan Ustadz Muhtar Fathony (Mudir Pondok Pesantren Asy-Syifa Subang).
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mempermudah proyek pembangunan Radix Cola Indonesia. Amin
Perlunya sebuah sistem pendidikan yang berkesinambungan dan terpadu dalam rangka menyiapkan tenaga kerja siap pakai bagi HPA dan ummat Islam pada keseluruhan.
Membantu menyiapkan tenaga tenaga yang terlatih dan memahami visi misi perjuangan HPA dalam membangun suatu kejayaan ekonomi ummat.
Visi
Menjadi sistem pendidikan terpercaya yang membawa ummat pada kejayaan melalui aktivitas Keilmuan, penelitian dan pengembangan usaha dalam kerangka syariah.
Misi
Menyiapkan tenaga kerja yang handal dari aspek spiritual dan teknis.
Menyiapkan tenaga kerja siap pakai yang memiliki jiwa entrepreneurship
Melakukan proses edukasi kepada masyarakat akan pentingnya hidup secara halal & thayyib.
Geliat dakwah di bumi Nuu Waar (Papua) terus meningkat. Sayang, sarana pendukung masih terasa kurang. Salah satunya masjid yang digunakan sebagai pusat ibadah. Guna membantu sarana ibadah kaum Muslim di Nuu Waar, Herba Penawar Al-Wahida (HPA) Malaysia akhir pekan lalu menyumbangkan kubah masjid untuk beberapa wilayah di Papua.
“Selama 10 hari di Fakfak, Papua Barat, kami melaksanakan berbagai hal, salah satunya adalah mengirim kubah yang ukurannya cukup besar dari satu daerah ke daerah lain, di sana kita sampai ke daerah Arguni. Arguni itu ditempuh dari Fakfak melalui laut dalam waktu empat jam,” ungkap Tata Saputra, pimpinan HPA Malaysia untuk Indonesia.Continue reading »
Komentar