
Foto bersama peserta Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) ke-10 pada Sabtu-Ahad, 17-18 Juli 2010, bertempat di Kampus ITHPA Pulomas, Jakarta Timur
Pertengahan bulan Juli lalu (17-18/7) mengikuti Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) di kampus Institut Teknologi HPA Indonesia. Program angkatan ke-10 ini sekaligus pembukaan kuliah tiga bulanan program Perubatan Islam dan Manajemen Klinik (PIMK) angkatan ke-3. Kegiatan PPK ini diikuti oleh 25 orang, dan 10 orang di antaranya adalah peserta program PIMK ke-3 yang akan mulai kuliah pada Senin, 19 Juli 2010.
Selama dua hari, peserta PPK diberikan materi oleh para ahli di bidangnya, antara lain: Ir Tata Saputra, Sahroni Syah, dr Zaidul Akbar, dan Sulasno. Materi-materi yang disampaikan, yaitu; Pandangan Islam terhadap Kerja, Karakter Entrepreneur, Profil HPA dan Etika Kerja dalam HPA, serta Membangun Pola Komunikasi Positif dalam Diri.
Menurut Sahroni Syah, tujuan dilaksanakan program ini untuk membangun kesadaran para peserta akan pentingnya mimpi dalam menentukan jalan menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat. Yang lebih penting lagi, kata pria berkulit sawo matang ini, “Memberikan gambaran utuh tentang HPA dan hubungannya dengan pembangunan umat menuju ‘khairu ummah’.”
Di akhir acara, tanggapan peserta terhadap program ini sangat positif. Agus Dadan, misalnya. Ia mengatakan program ini sangat menarik. “Dalam program ini kita telah diingatkan bahwa kita punya tugas besar dalam membangun ekonomi umat. Di sinilah kita telah disatukan dalam misi dan visi yang sama,” paparnya. Ia pun mengaku dengan mengikuti acara ini mendapatkan ide-ide baru.
Serupa dengan Agus, Ibu Sri Muji Wati, peserta yang datang dari Fakfak, Papua Barat ini berharap agar acara seperti ini diadakan secara berkesinambungan. “Sebab acara ini dapat membangun umat Islam pada umumnya dengan ide-ide cemerlang,” akunya. Bahkan, ibu yang diundang ke Sungai Petani, Malaysia oleh Tn Haji Ismail (PU HPA Industries) untuk mengajarkan resep masakan ini mengusulkan agar ilmu ini juga diajarkan kepada generasi muda.
“Sebab, anak-anak adalah generasi masa depan Islam,” ulasnya.
Tidak ketinggalan, seorang peserta PPK yang berprofesi dokter, Yanmisi Anggraeni ikut berkomentar. “Mari kita bersama-sama berpegang teguh pendirian selalu untuk mengembangangkan ekonomi Islam dan pengobatan Islam. Agar Yahudi ciut dengan kemajuan pengobatan Islam,” ujar wanita berkaca mata yang juga akan melanjutkan ikut kuliah PIMK angkatan ke-3.
Terakhir, Direktur IT HPA Indonesia, Ir Tata Saputra menguatkan semangat para peserta bahwa ada tugas besar yang harus dilakukan oleh umat Islam, yakni mengambil alih atau tanggung jawab menghasilkan produk halal. Dengan satu semboyan, Produk Halal Tanggung Jawab Bersama.* Abu Zanki/ithpa.net

Tahniah bagi seluruh peserta PIMK, yang juga pesertanya seorang dokter, moga perjuangan bersama HPA dan IT HPA, memberikan sumbangan dan akan menjadi bagian dari lahirnya produk halal tanggung jawab kita bersama.
Wassalam,
Abu Reza
tahniah buat mahasiswa PPK IT HPA
semoga perjuangan ini makin kuat dan di kirim lagi oleh Allah, sahabat sahabat yang ikhlas membantun perjuangan ini…
Insyaallah…
Doakan kami yang sedang belajar sekarang ini, dapat membantu menjalankan tanggung jawab yang telah diberikan kepada kami.
dan agar kami selalu istiqomah untuk terus berjuang bersama-sama mencapai kejayaan ekonomi dan pengobatan islam kembali
Allahu Akbar